Well, mungkin banyak
diantara kalian yang sedikit mengernyitkan dahi atau bahkan sedikit tertawa
ketika mendengar ataupun membaca alamat blog ini : giamugilgil.blogspot.com
Giamugilgil?? nama alien macam apa itu?? :D Ilham GJ macam apa yang menginspirasi anak ini untuk memberi nama "giamugilgil"?? Seorang teman bahkan menerka bahwa gia‘mugilgil’ itu kepanjangan dari “Gia kamu gila gila”. Dasar teman saya itu emang ga tau diri! padahal diri sendirinya lebih gila dari saya :D
Begini, begini..saudara dan saudariku sekalian.. (eh, kapan bapak lho kawin ma emak gue??!! :D ) Giamugilgil adalah 2 kata yang punya sejarah yang berbeda tapi tetep satu kesatuan, Gia dan mugilgil. Gia adalah nama panggilanku, proses terjadinya adalah nama saya yang cantik itu "Anggia" (ehem,ehem,,maaf kalo terlalu jujur :D ) saya sembelih dikit di daerah 'Ang' sehingga jadilah "Gia" G-I-A :). So, what about the second name?? "mugilgil" what does it come from?? Nah, kalo yang ini ada filosofinya sendiri. Begini,ehem,ehem, dulu, almarhum ayah saya (my left dad) sering memplesetkan nama-nama disekitarnya, termasuk kata-kata laiinnya dengan membubuhkan lalu mematikannya ke 'L'. Contoh : Gia--> menjadi Gial, Randi--> menjadi Randil, Ebok (Ibu)--> menjadi Ebol, Tivi--> Tivil, dll. Tidak selesai sampai disitu, beliau juga sering mengucapkan kata-kata lucu yang saya tau tidak punya arti, yaitu dengan mengulang suku kata pertama lalu disisipi 'mo' atau ‘mu’ didepannya, kalo rada bingung maka saya kasih rumusnya : Suku kata + Mo/Mu+suku kata yang telah diucapkan,,seperti : Zeg-zeg..Mo...Zeg, Nyel-nyel...Monyel-nyel, Zig-zig...Mu...zig-zig, Bek-bek...mobek-bek..begitu seterusnya—khusus saya beliau sering memanggil nama saya dengan Gil-gil...Mugilgil, Gel-gel...Mogelgel. Beliau sering mengucapkannya ketika pulang kantor, malam-malam, habis mandi, habis makan, pas nonton TV, dan di segala kesempatan yang kadang tak saya duga dan harapkan. Sifat ayah sperti itu makin ‘parah’ ketika saya bersama beliau. Hal ini dikarenakan karena hanya sayalah anak beliau yang mau menirukan bagian Mo+suku kata. Mas saya (kami hanya 2 bersaudara) enggan, atau lebih tepatnya ilfil untuk menirukan beliau karena mas saya menganggap hal tersebut konyol dan kekanak-kanakan. Tapi kami (saya dan ayah) cuek saja :D, sampai Ibu saya menegur ayah saya, yang kira-kira hasil translate-an madura-bahasa Indonesianya begini “ Yah, jangan keras-keras kalo bilang..kedengaran sama orang yang beli-beli di toko. Mereka nyangkain ayah lagi ngapain, bilang-bilang begituan.” Ayah saya hanya tertawa menanggapinya, dan tetap tak jera melakukannya
Giamugilgil?? nama alien macam apa itu?? :D Ilham GJ macam apa yang menginspirasi anak ini untuk memberi nama "giamugilgil"?? Seorang teman bahkan menerka bahwa gia‘mugilgil’ itu kepanjangan dari “Gia kamu gila gila”. Dasar teman saya itu emang ga tau diri! padahal diri sendirinya lebih gila dari saya :D
Begini, begini..saudara dan saudariku sekalian.. (eh, kapan bapak lho kawin ma emak gue??!! :D ) Giamugilgil adalah 2 kata yang punya sejarah yang berbeda tapi tetep satu kesatuan, Gia dan mugilgil. Gia adalah nama panggilanku, proses terjadinya adalah nama saya yang cantik itu "Anggia" (ehem,ehem,,maaf kalo terlalu jujur :D ) saya sembelih dikit di daerah 'Ang' sehingga jadilah "Gia" G-I-A :). So, what about the second name?? "mugilgil" what does it come from?? Nah, kalo yang ini ada filosofinya sendiri. Begini,ehem,ehem, dulu, almarhum ayah saya (my left dad) sering memplesetkan nama-nama disekitarnya, termasuk kata-kata laiinnya dengan membubuhkan lalu mematikannya ke 'L'. Contoh : Gia--> menjadi Gial, Randi--> menjadi Randil, Ebok (Ibu)--> menjadi Ebol, Tivi--> Tivil, dll. Tidak selesai sampai disitu, beliau juga sering mengucapkan kata-kata lucu yang saya tau tidak punya arti, yaitu dengan mengulang suku kata pertama lalu disisipi 'mo' atau ‘mu’ didepannya, kalo rada bingung maka saya kasih rumusnya : Suku kata + Mo/Mu+suku kata yang telah diucapkan,,seperti : Zeg-zeg..Mo...Zeg, Nyel-nyel...Monyel-nyel, Zig-zig...Mu...zig-zig, Bek-bek...mobek-bek..begitu seterusnya—khusus saya beliau sering memanggil nama saya dengan Gil-gil...Mugilgil, Gel-gel...Mogelgel. Beliau sering mengucapkannya ketika pulang kantor, malam-malam, habis mandi, habis makan, pas nonton TV, dan di segala kesempatan yang kadang tak saya duga dan harapkan. Sifat ayah sperti itu makin ‘parah’ ketika saya bersama beliau. Hal ini dikarenakan karena hanya sayalah anak beliau yang mau menirukan bagian Mo+suku kata. Mas saya (kami hanya 2 bersaudara) enggan, atau lebih tepatnya ilfil untuk menirukan beliau karena mas saya menganggap hal tersebut konyol dan kekanak-kanakan. Tapi kami (saya dan ayah) cuek saja :D, sampai Ibu saya menegur ayah saya, yang kira-kira hasil translate-an madura-bahasa Indonesianya begini “ Yah, jangan keras-keras kalo bilang..kedengaran sama orang yang beli-beli di toko. Mereka nyangkain ayah lagi ngapain, bilang-bilang begituan.” Ayah saya hanya tertawa menanggapinya, dan tetap tak jera melakukannya
Jujur, saya ga tau motivasi ayah saya
melakukan hal konyol tersebut, padahal usianya sudah mulai lanjut, tapi saya
akui kekonyolannya saya rindukan :'). Sekarang, kekonyolannya memang tak bisa
saya nikmati lagi, tapi saya tak pernah sungkan untuk menikmatinya di memori
saya. ^_^
Good bye,Dad. Thanks for filling my days with your lovely and crazy things :’)
Nah, sekarang kalian gak bingung lagi kan kenapa ada nama aneh ‘mugilgil’ di blog saya :D
Oia, buat kalian yang pengen tahu atau penasaran sama almarhumah ayah saya yang GJ beud.. Ini dia fotonya ^_^
Good bye,Dad. Thanks for filling my days with your lovely and crazy things :’)
Nah, sekarang kalian gak bingung lagi kan kenapa ada nama aneh ‘mugilgil’ di blog saya :D
Oia, buat kalian yang pengen tahu atau penasaran sama almarhumah ayah saya yang GJ beud.. Ini dia fotonya ^_^
ini pas beliau lagi meluk saya waktu kecil ^^
kalo yang ini beliau lagi bergaya di atas meja *assekk* unyu ya?? hehe, foto ini diambil pas beliau baru diangkat jadi PNS ^^

Menarik ceritanya mbak :-)
BalasHapusternyata gia muka gila gila itu salah :-D
Makasih... ^^
Hapusyap,salah total lhaa... :D
tapi kalau pun bener gapapa sih, soalnya emang orangnya rada gila :-D
Hapussesama pasien RSJ jangan saling menjelekkan ih !! :D
Hapusapalagi kamu kan senior, jangan suka nge bully saya yang junior donk... kahkak! :p
bahkan panggilan aja ada 'grammarnya ' tohb :D
BalasHapusbetewe kamu pas kecil luchu beudddd >.<
hahhaha...ya begitulah ayah saya...sering mikirin hal yang ga penting, panggilan aja pake grammar :D
Hapushehe, lucu ya?? makasiih ^^